PDA

View Full Version : PemBEBASan BEA BALIK NAMA, dan DENDA Pajak Kendaraan Bermotor


Djolodot
04-18-2012, 05:01 PM
Sesuai judul, untuk masyarakat di wilayah JAWA TIMUR,

- di bebas kan / gratis BEA BALIK NAMA kedua dst, bagi pemilik kendaraan yang melakukan balik nama kendaraan.

- bebas denda keterlambatan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor

Berlaku sejak 2 April s/d 21 Juli 2012.

Manfaatkan kesempatan ini.

-sumber : Surat Kep Gubernur Jawa Timur no.28 th 2012, seperti yang di umumkan di Radio Suara Surabaya.

hilz
04-18-2012, 05:08 PM
Sesuai judul, untuk masyarakat di wilayah JAWA TIMUR,

- di bebas kan / gratis BEA BALIK NAMA kedua dst, bagi pemilik kendaraan yang melakukan balik nama kendaraan.

- bebas denda keterlambatan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor

Berlaku sejak 2 April s/d 21 Juli 2012.

Manfaatkan kesempatan ini.

-sumber : Surat Kep Gubernur Jawa Timur no.28 th 2012, seperti yang di umumkan di Radio Suara Surabaya.

Wah ajib nih kang .... iya di Jawa Barat juga sedang berlaku kang sampai bulan Juni 2012 :D:D ... semoga bermangfaat yah ...

aprie
04-18-2012, 05:32 PM
Wah ajib nih kang .... iya di Jawa Barat juga sedang berlaku kang sampai bulan Juni 2012 :D:D ... semoga bermangfaat yah ...

om hilz, klo ganti alamat tapi satu samsat, n nama teteup, kira2 masuknya katagori mutasi atau bbn ya??????

luki46
04-18-2012, 06:44 PM
Sesuai judul, untuk masyarakat di wilayah JAWA TIMUR,
- di bebas kan / gratis BEA BALIK NAMA kedua dst, bagi pemilik kendaraan yang melakukan balik nama kendaraan.
- bebas denda keterlambatan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor
Berlaku sejak 2 April s/d 21 Juli 2012.
Manfaatkan kesempatan ini.
-sumber : Surat Kep Gubernur Jawa Timur no.28 th 2012, seperti yang di umumkan di Radio Suara Surabaya.
Wah ajib nih kang .... iya di Jawa Barat juga sedang berlaku kang sampai bulan Juni 2012 :D:D ... semoga bermangfaat yah ...
om hilz, klo ganti alamat tapi satu samsat, n nama teteup, kira2 masuknya katagori mutasi atau bbn ya??????

Mas Pamudjo...
klo ngga salah polda jabar juga... :roll: :roll:

----------
Kamis, 19 Januari 2012 00:36:58 WIB
Warga Serbu Kantor Samsat Polda Jabar

http://www.poskotanews.com/cms/wp-content/uploads/2012/01/wargajabar-240x180.jpg

BANDUNG (Pos Kota) – Ratusan warga Kota Bandung, Jawa Barat setiap hari terus mengepung kantor Samsat Polda Jabar untuk memburu kesempatan bebas Biaya Balik Nama (BBN) kepemilikan kendaraan bermotor setelah diberlakukannya pajak progresif per Januari 2012.
Warga wajib pajak yang melakukan balik nama dan yang membayar pajak progresif terus membludak sehingga semua loket yang ada di Samsat ini tak pernah kosong dari serbuan mereka.
” Mumpung masih gratis kami menyempatkan diri melakukan balik nama kepemilikan kendaraan. setelah lewat Mei BBN pun akan dikenakan biaya lagi,” kata Taufik,40, warga Buahbatu Bandung, Rabu.
Membludaknya wajib pajak setiap hari di kantor Samsat ini mulai terjadi sejak awal Januari 2012. Mereka terus berdatangan ke kantor Samsat untuk membayar pajak dan mengecek kendaraan bermotor yang dulu pernah dimiliki. ” Kami pernah memiliki lima kendaraan roda empat. Untuk mengantisipasi pajak progresif kami mengecek kendaraan-kendaraan itu. Alhamdulillah semuanya sudah di BBN oleh pemelik selanjutmnya,” ujar dia.
“Jika belum, kami kena juga bayar pajak dan jumlahnya bisa besar,” tambahnya.
Harri,38, petugas Samsat di Samsat Polda Jabar menyebutkan, jumlah wajib pajak yang mendatangi sejak Januari ini per hari bisa mencapai 300-400 orang. Olehkarena itu, kondisi kantor ini selalu dipadati wajib pajak. ” Kami sudah mengantisipasi untuk memasang tenda klhawatir jumlah wajib pajak terus ,meningkat,” ujarnya. (dono/b)


http://www.poskotanews.com/2012/01/19/warga-serbu-kantor-samsat-polda-jabar/

kok harus pos kota gitu yak....

Kang Hils, Kang Arpie...

kayanya ga perlu cabut berkas kang...
prosedurnya kaya ganti nama, tapi bayarnya beda...
-cmiiw-

coba simak pengalaman casyusers dimarih kang: ...

Sharing ganti alamat (dan ganti nama) STNK motor di samsat jaktim

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=12375967

Riza
04-18-2012, 07:04 PM
Jangan dikira telat bayar pajak tanpa denda.
Barusan mobilku dulu yg dipakai adik ipar terlambat bayar PKB 2 hari dendanya 20% (cq. 500rb lebih buat dendanya saja) di SAMSAT Jogja Kota.
Monggo, jangan terlengah barang seharihttp://www.kymco.or.id/images/icons/icon4.gif

ranggasantika
04-18-2012, 07:08 PM
Jangan dikira telat bayar pajak tanpa denda.
Barusan mobilku dulu yg dipakai adik ipar terlambat bayar PKB 2 hari dendanya 20% (cq. 500rb lebih buat dendanya saja) di SAMSAT Jogja Kota.
Monggo, jangan terlengah barang seharihttp://www.kymco.or.id/images/icons/icon4.gif

yup setuju mas riza,
dan sekarang denda tiap bulannya ada kenaikan..

berbeda dengan dulu dimana denda telat 1 tahun = denda telat 1 hari CMIIW

kang_aip
04-18-2012, 07:47 PM
yup setuju mas riza,
dan sekarang denda tiap bulannya ada kenaikan..

berbeda dengan dulu dimana denda telat 1 tahun = denda telat 1 hari CMIIW

betul um,,
pengalaman baru kemaren bgt neh... yg katanya BBN gratis sampe juli, ternyata pd prakteknya yg gratis biaya BBN tok, kl STNK, PKB, Jasaraharja, TNKB smua bayar...

apalg yg mutasi...Full bayar, padahal kan BBN jg...
n denda tetep harus bayar.....

Riza
04-18-2012, 08:46 PM
Tentang bebas biaya balik nama berkaitan dengan pajak progressive, tetangga saya yg punya travel, pajak progressivenya ada yg mencapai 4jt/minibus (Elf), belum PKBnya.
Jadi harus pinjam KTP pegawainya supaya bisa dibaliknama, shg hemat pajak.
Jadi menurut tinjauan makro kebijakan BBN free itu karena udah dibiayai oleh pembayar pajak progressive sebenarnya secara keseluruhan DitJen Pajak justru menaikkan total target pajak, bukannya mengurangi total pendapatan pajak.
Aya-aya waé :rolleyes:

Djolodot
04-19-2012, 08:27 AM
om hilz, klo ganti alamat tapi satu samsat, n nama teteup, kira2 masuknya katagori mutasi atau bbn ya??????

kalo boleh bantu jawab, begini :

kasus ini bukan mutasi, dan bukan balik nama, (karena nama pemilik tetap, apalagi masih diwilayah SAMSAT yang sama).

Mutasi adalah jika kendaraan berpindah dari pengurusan SAMSAT satu ke SAMSAT yang lain.

Urusan bro aprie ini bisa diselesaikan saat perpanjangan STNK atau saat bayar pajak kendaraan.

Pakai mengisi formulir bro, dengan STEMPEL "pindah alamat, nama pemilik tetap",

- di kolom alamat, ditulis alamat baru, dilampiri KTP alamat baru. Data lain2 "teuteup".

Terkena biaya administrasi saja, kalau di Surabaya biaya resmi, ada kwitansi/tanda terima.

Kira2 begitu, maaf kalau salah/beda.

tukang.parabola
04-19-2012, 02:03 PM
Tentang bebas biaya balik nama berkaitan dengan pajak progressive, tetangga saya yg punya travel, pajak progressivenya ada yg mencapai 4jt/minibus (Elf), belum PKBnya.
Jadi harus pinjam KTP pegawainya supaya bisa dibaliknama, shg hemat pajak.
Jadi menurut tinjauan makro kebijakan BBN free itu karena udah dibiayai oleh pembayar pajak progressive sebenarnya secara keseluruhan DitJen Pajak justru menaikkan total target pajak, bukannya mengurangi total pendapatan pajak.
Aya-aya waé :rolleyes:

hadeuuuhhh... sejak kapan DitJen Pajak ngurusin BBN dan PKB.... :confused: :rolleyes:

BBN dan PKB itu kan Pajak Daerah, yang ngurusin tentu saja PEMDA.... soal kenaikan, penghapusan dll... wewenang PEMDA...

Pajak Daerah itu antara lain :
1. Pajak Kendaraan Bermotor
2. Pajak Hotel dan Restoran
3. Pajak Galian C
4. Pajak Penerangan Jalan
5. Pajak Reklame
6. Pajak Air
7. Pajak Bumi dan Bangunan
8. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan atau Bangunan (BPHTB)

dan puluhan jenis RETRIBUSI lainnya!

Wewenang DJP hanya di PPh, PPN, dan Bea Materai. serta Cukai yang diurus oleh Bea Cukai.... CMIIW!

darsonosu
04-19-2012, 02:05 PM
Tentang bebas biaya balik nama berkaitan dengan pajak progressive, tetangga saya yg punya travel, pajak progressivenya ada yg mencapai 4jt/minibus (Elf), belum PKBnya.
Jadi harus pinjam KTP pegawainya supaya bisa dibaliknama, shg hemat pajak.
Jadi menurut tinjauan makro kebijakan BBN free itu karena udah dibiayai oleh pembayar pajak progressive sebenarnya secara keseluruhan DitJen Pajak justru menaikkan total target pajak, bukannya mengurangi total pendapatan pajak.
Aya-aya waé :rolleyes:

bukannya Pajak Kendaraan Bermotor itu dikelola oleh Dispenda om?

setau saya gak ada hubungannya dengan Ditjen Pajak, karena termasuk Pajak Daerah seperti halnya PBB(Pajak Bumi Bangunan) yang sangat berpengaruh terhadap PAD(Pendapatan Asli Daerah)

untuk PBB memang belum semua Dati2 mengelolanya tetapi per 1 Januari 2014 akan sepenuhnya dikelola oleh PemDa dalam hal ini Kota/Kabupaten

Berharap Punya MyRoad
04-19-2012, 02:23 PM
Jateng ada g ya... ?

Riza
04-19-2012, 02:35 PM
bukannya Pajak Kendaraan Bermotor itu dikelola oleh Dispenda om?

setau saya gak ada hubungannya dengan Ditjen Pajak, karena termasuk Pajak Daerah seperti halnya PBB(Pajak Bumi Bangunan) yang sangat berpengaruh terhadap PAD(Pendapatan Asli Daerah)

untuk PBB memang belum semua Dati2 mengelolanya tetapi per 1 Januari 2014 akan sepenuhnya dikelola oleh PemDa dalam hal ini Kota/Kabupaten
Yups, maksudnya dispenda, maklum wong cilik, ngertinya hanya kewajiban membayar (ga bayara bisa didenda besar banget, soale), ga tau apa-apa tentang Pajak, apalagi duwitnya lari kemana :rolleyes:
Tantangan buat Pegawai Pajak lho ini, bukan meremehken, bukan ga percaya ;)

darsonosu
04-19-2012, 02:46 PM
Yups, maksudnya dispenda, maklum wong cilik, ngertinya hanya kewajiban membayar (ga bayara bisa didenda besar banget, soale), ga tau apa-apa tentang Pajak, apalagi duwitnya lari kemana :rolleyes:
Tantangan buat Pegawai Pajak lho ini, bukan meremehken, bukan ga percaya ;)

mungkin lebih tepatnya tantangan buat pegawai pajak daerah aka Dispenda :D

duitnya pajak daerah masuk ke kas daerah, nah masalahnya ini yg mengelola kas daerah ama dprd-nya gimana? :p

By You
04-19-2012, 08:32 PM
lurusin lagi barisannya

Riza
04-20-2012, 09:16 AM
mungkin lebih tepatnya tantangan buat pegawai pajak daerah aka Dispenda :D

duitnya pajak daerah masuk ke kas daerah, nah masalahnya ini yg mengelola kas daerah ama dprd-nya gimana? :p
Emangnya Pegawai Pajak (pusat) tidak punya tugas mengelola uang yo :confused:
Memang sih dalam topik ini DisPenDa :rolleyes:
Memang kalau tiba-tiba punya "kekuasaan ikut mengatur" (aka DPRD) jadi enak tenan :Dhttp://www.kymco.or.id/images/icons/icon14.gif
Congratz dwehhh... :p

tukang.parabola
04-20-2012, 09:54 AM
Yups, maksudnya dispenda, maklum wong cilik, ngertinya hanya kewajiban membayar (ga bayara bisa didenda besar banget, soale), ga tau apa-apa tentang Pajak, apalagi duwitnya lari kemana :rolleyes:
Tantangan buat Pegawai Pajak lho ini, bukan meremehken, bukan ga percaya ;)

coba lihat sekeliling mas riza... ada perubahan atau perkembangan? jalan bagus atau rusak? pembangunan sekolahan, puskesmas dll? pendidikan dan pengobatan gratis? jika tidak ada... barulah Anda boleh bilang.... lari kemana duit pajak!! mungkin mas Riza belum merasakan... tapi rakyat miskin banyak yang sudah merasakan.

tukang.parabola
04-20-2012, 09:55 AM
Emangnya Pegawai Pajak (pusat) tidak punya tugas mengelola uang yo :confused:
Memang sih dalam topik ini DisPenDa :rolleyes:
Memang kalau tiba-tiba punya "kekuasaan ikut mengatur" (aka DPRD) jadi enak tenan :Dhttp://www.kymco.or.id/images/icons/icon14.gif
Congratz dwehhh... :p

hayuk.... bantu mas riza jadi anggota dewan :D

kymcoers siap membantu kampanye, pengerahan masa dan dukungan :D

Riza
04-20-2012, 10:36 AM
coba lihat sekeliling mas riza... ada perubahan atau perkembangan? jalan bagus atau rusak? pembangunan sekolahan, puskesmas dll? pendidikan dan pengobatan gratis? jika tidak ada... barulah Anda boleh bilang.... lari kemana duit pajak!! mungkin mas Riza belum merasakan... tapi rakyat miskin banyak yang sudah merasakan.
Khusus jalan di depan rumahku dibangun halus tapi hanya ujungnya saja sekitar 25 meter, yg di tengah ditambal-tambal terus, pengaspalan terakhir waktu anakku bayi, jadi sekitar 10 tahun yg lalu, bahkan beberapa tempat ditambal semen oleh warga secara swakarsa dan swaduwit. Anggota DPRDnya bobo ajah, padahal terkenal dengan kampung turis, tak jarang lobang dan kubangan difoto sebagai souvenir saat pulang ke negaranya. Hebad kan :Dhttp://www.kymco.or.id/images/icons/icon14.gif

motomatic
04-20-2012, 12:11 PM
Mencoba untuk meluruskan
Bahwa di negeri ini, ada 2 hal yg tak bisa dihindari penduduknya, 1 kematian 2 pajak

Ttg pajak, maka kita kenal pajak pusat dan pajak daerah
Yg disebut dengan pajak pusat, adalah pajak2 yg dihimpun oleh Negara melalui APBN dengan dasar hukum UU, pajak pusat itu meliputi pajak penghasilan (pph), pajak pertambahan nilai (ppn), pajak penjualan atas barang mewah (ppnbm), pajak bumi dan bangunan (pbb) *catatan : yang sebagian pelaksanaan nya sdh dilimpahkan ke pemerintah daerah, bea meterai (bm), plus bea dan cukai
Penghimpunan pajak2 pusat dilaksanakan oleh direktorat jenderal pajak kemenkeu RI melalui kantor pelayanan pajak yang tersebar di seluruh penjuru negeri ini, dari aceh sampai papua

Sementara yg disebut pajak daerah, adalah pajak2 yg dihimpun oleh Pemerintah Daerah melalui APBD dengan dasar hukum PERDA, pajak daerah itu meliputi pajak pembangunan I (diantara nya adalah pajak tontonan, pajak hotel dan restoran), pajak penerangan jalan (yg dipungut saat bayar rek listrik), bea perolehan hak atas tanah/bangunan (bphtb), pajak kendaraan bermotor (termasuk bea pengurusan balik nama dll), dan pajak daerah lainnya
Penghimpunan pajak2 pusat dilaksanakan melalui kantor Dinas Pendapatan Daerah pada Pemerintah Daerah setempat

Khusus pajak daerah, mengenai tarif dan kebijakan lainnya sepenuhnya tunduk pada PERATURAN DAERAH, yg disepakati oleh pemerintah daerah dan dprd setempat
Sehingga, hiruk pikuk terkait dengan penerapan bea balik nama dan tariff progresif pajak kendaraan bermotor beserta kebijakan nya, tidak berlaku nasional, begitu pun kasus yang terjadi di KOTA BANDUNG dan KOTA2 LAINNYA

ttg hasil pembangunan, seiring dengan wacana otonomi daerah, maka lagi2 PEMERINTAH DAERAH punya tanggung jawab besar untuk membangun daerah nya, bukan saja penyediaan/pemeliharaan sarana dan prasarana tetapi banyak aspek berkaitan dengan layanan publik dan kesejahteraan masyarakat nya

demikain penjelasan singkat, semoga menambah ilmu dan manfaat buat rekan2 semua

kendi_item
04-30-2012, 09:49 AM
berrrtanya...
saya masih blm paham tentang dunia samsat.. :D
begini, adik saya akan pindah dari palembang ke surabaya dengan membawa sepeda motornya.
nah, tentang kebijakan pempov tentang 'bebas' beberapa pajak dan denda...untuk membawa masuk sepeda motor dari palembang ke surabaya itu namanya mutasi ya? apakah dari palembang tetap bayar ya? dan baru masuk surabaya yang bebas biaya ya?

mohon infonya...

makasih.

thoni
04-30-2012, 01:12 PM
berrrtanya...
saya masih blm paham tentang dunia samsat.. :D
begini, adik saya akan pindah dari palembang ke surabaya dengan membawa sepeda motornya.
nah, tentang kebijakan pempov tentang 'bebas' beberapa pajak dan denda...untuk membawa masuk sepeda motor dari palembang ke surabaya itu namanya mutasi ya? apakah dari palembang tetap bayar ya? dan baru masuk surabaya yang bebas biaya ya?

sharing pengalaman, semoga bisa menjawab pertanyaan om Kendi ..

Bulan Maret kemarin saya pindah plat nomor motor dari Surabaya ke Sidoarjo.
yang saya lakukan
Mutasi keluar:
yaitu proses cabut berkas dari samsat asal (Surabaya Barat). Persyaratannya BPKB, STNK, KTP pemilik baru, & kuitansi pembelian bermaterai (formalitas aja, biasanya bisa dibikinkan petugas fotocopy).
Di samsat langsung aja ke tempat fotocopy, biasanya petugas fotocopy udah tahu berapa & apa saja yg harus difotocopy.
Prosesnya, - fotocopy persyaratan - cek fisik - dst... - nanya aja ke information, nanti dijelaskan prosesnya.
proses pengurusan berkas 1 - 2 jam, terus kita diminta menunggu kesiapan berkasnya selama 2 minggu.
Biaya :
- perpanjangan STNK 1 bulan = 1/12 x pajak tahunan.
- 75rb (di kasir).
- biaya fotocopy + materai = 15rb.
- beberapa loket minta biaya = 10 - 20 rb ( gak tahu ini legal atau tidak)
Biaya total sekitar 200rb.
Mutasi Masuk:
yaitu proses balik nama (pembuatan STNK baru + perubahan BPKB) di samsat yang di tuju( Sidoarjo). Berkas yg dari samsat lama kita bawa ke samsat yg akan kita tuju, langsung ke tempat fotocopy (sekalian nanya prosesnya).
Proses: - Cek fisik - isi formulir - berkas dll dimasukkan ke loket 1 - nunggu panggilan untuk bayar pajak - bayar biaya BPKB - bayar biaya plat + ...(lupa). Lama pengurusan sekitar 2 - 3 jam. Langsung terima STNK + plat nomor baru. BPKB jadi sekitar 1 bulan.
Biaya:
- Pajak, sebesar pajak tahunan seperti biasa ( BBN gratis) = 170rb
- Biaya plat + ... = 85rb
- Biaya BPKB = 85rb
- Biaya fotocopy + map + plastik STNK = 15rb
- Biaya mengisi formulir = 3rb (ada jasa menuliskan formulir, enak hanya 3rb tinggal nungguin 5 menit, soalnya kalau belum biasa bingung juga isi formulirnya).
Biaya total, 360rb
Biaya keseluruhan = 560rb (termasuk pajak 1 tahun)

Awal april saya juga mutasi mobil dari Surabaya Utara ke Sidoarjo,
Biaya yg saya keluarkan
- mutasi keluarnya cuma pajak 1 bulan + 75rb + biaya fotocopy, gak ada biaya yg lain di tiap loket.
- mutasi masuk biaya hanya 250rb + pajak tahunan
Jauh lebih murah dari biro jasa yg menawarkan 2jt untuk mutasi mobil.

kendi_item
05-03-2012, 12:04 PM
ooo...gitu ya...
jd perkiraan perlu dana 1jt-an...

anu,apakah biaya cabut dan masuk itu besarnya terhitung sama di semua samsat di semua provinsi/daerah? klo dr info p.thoni kan kyaknya masih di 1 provinsi...

makasih infonya... :D

thoni
05-06-2012, 01:37 PM
ooo...gitu ya...
jd perkiraan perlu dana 1jt-an...

anu,apakah biaya cabut dan masuk itu besarnya terhitung sama di semua samsat di semua provinsi/daerah? klo dr info p.thoni kan kyaknya masih di 1 provinsi...

makasih infonya... :D

Koreksi sedikit, dana yg diperlukan 560rb-an, itu sudah termasuk pajak 1 tahun (170rb).
Kalau biaya mutasinya saja, 560rb-170rb= 390rb.

kichi
05-07-2012, 10:27 PM
ikutan sharing,
yang selalu jadi pertanyaan n menggelitik soal terlambat bayar pajak kendaraan adalah soal ASURANSI

oke kalo pajaknya telat kita denda bayar keterlambatannya.

lha asuransi, untuk periode yang udah lewat kok masih suruh bayar?
pake denda lagi....
apakah kalo kita berkendaraan yang pajaknya mati, trus terjadi kecelakaan akan tetap dibayar asuransinya?
soalnya kan asuransinya akan tetap kita bayar juga ntar kalo pas bayar tunggakan, berikut denda pula.

ngerti kan yah maksud pertanyaan n kegalauan ane,
mohon pencerahannya