PDA

View Full Version : Ganti lampu senja dengan LED


nu6i3s
05-01-2009, 02:15 PM
Mo tanya nih kalo ganti lampu senja dengan lampu LED apa saja yg perlu disiapkan/diganti, supaya sistem kelistrikannya tetep aman? Perlu Dioda, resistor?

Arlan_lanny98
05-01-2009, 03:59 PM
Salam..
Saya sebelumnya sudah aplikasi..
Lampu senja pakai LED Luxeon w5w ( beli di modifikasi.com-delapan satu).Yang ini type nya LED 12Volt.
Dulu beli 2 buah 110rb, terus lampu speedometer pakai LED juga( kecuali indikator sein).
Kalau itu saya beli LED yang dijual di toko variasi ( sepasang 25rb).
LED yang ini biasanya terdiri dari 4 LED yang dirangkai dalam 1 soket seperti lampu cabe dan didalamnya sudah ada resistor.

Semua LED tsb.tinggal plug n play, ngga usah modifikasi apaun.

Nah..kalau saya, LED2 tsb. saya sambung langsung ke AKI, tegangannya ngambil dari kabel hitam(kalau ngga salah) yang dari kontak.
Jadi pas kontak ON, semua lampu LED di speedometer, lampu senja dan lampu rem langsung nyala.

Tp ada 1 hal yang perlu diingat.
Apabila semua tegangan di ambil dari aki(kontak on langsung nyala), maka ada kabel yang menghubungkan 1 resistor sebesar kelingking, yang terhubung ke saklar lampu (setang sebelah kanan) yang bila saklar di switch ke tengah( bila kondisi standar, maka akan nyala lampu senja dan lampu belakang) itu harus dilepas, kalau kabel tsb. tidak dilepas,maka kabel positif akan panas ,ngga tau kenapa bisa begini, mungkin ada yang bisa njelasin.
Nah...saya sudah bikin seperti jalan 1 tahun ngga ada masalah.
Nah itu aja sih, (liat avatar saya, itu saya foto di parkir basement), barangkali temen yang lain bs nambahin.

teguh_trendxtr
05-01-2009, 04:00 PM
Sepertinya Dioda gak perlu deh, LED itu kan Dioda.
LED = Light Emiting Dioda.
Jadi hanya perlu LED sama Resistor.
LED yang bening yang nyalanya putih terang (teranganya kayak hologen) itu Voltase nya 3Volt.
Saranku sih dikasih IC Regulator seperti LM7805, lalu resistor 1/2 watt besaranya 220ohm-470ohm ke LED tersebut jika ingin terang.
Besarnya resistor disesuaikan dengan jumlah LED.


Semoga membantu.

szettanalas
05-01-2009, 04:04 PM
Kayaknya kalo LED bisa bekerja dengan baik pada 12volt. Jadi selama dudukannya sama dengan lampu orisinil, saya rasa bisa langsung plug and play saja.

nu6i3s
05-01-2009, 04:29 PM
Dulu beli 2 buah 110rb, terus lampu speedometer pakai LED juga( kecuali indikator sein).
Kalau itu saya beli LED yang dijual di toko variasi ( sepasang 25rb)
Klo yg 110rb mmg bagus, tp terlalu mahal. Yg 25rb biasanya cepet mati. Rencana mau pasang di lampu senja SR yg di tengah itu, ukuran 3.4watt pake LED satuan Cara nyopotnya gimana tu ya,lgsung cabut apa perlu diputer?
Sepertinya Dioda gak perlu deh, LED itu kan Dioda.
LED = Light Emiting Dioda.
Jadi hanya perlu LED sama Resistor.
LED yang bening yang nyalanya putih terang (teranganya kayak hologen) itu Voltase nya 3Volt.
Saranku sih dikasih IC Regulator seperti LM7805, lalu resistor 1/2 watt besaranya 220ohm-470ohm ke LED tersebut jika ingin terang.
Besarnya resistor disesuaikan dengan jumlah LED.
Tks, tapi repot ya harus bikin rangkaian-nya. Brgkli ada skema rangkaiannya?
Kayaknya kalo LED bisa bekerja dengan baik pada 12volt. Jadi selama dudukannya sama dengan lampu orisinil, saya rasa bisa langsung plug and play saja.
Ini LEDnya mau tak masukin ke reflektor lampu senja yg di tengah. Jd bikin rangkaian sendiri-LEDnya yg nyalanya kelap-kelip.

Arlan_lanny98
05-01-2009, 05:07 PM
Memang mahal mas, tapi nyalanya terang sekali, dan terus terang,skr LED Luxeon tsb, sdh mati satu, jd saya copot.
Biasanya, rangkaian LED sama seperti rangkaian dioda yang di "bridge" dan ditambahkan 1 resistor.
Pada LED michiba, ada diode zenernya, mungkin buat batasin tegangan kali ya dan juga ada resistor 1 k-ohm.
Nah,,kalau di LED luxeon ada resistor nya, kalau ngga salah ada 2 resistor 220 ohm yang di paralel.
Kalau rangkaian yang "byar-pet" saya kurang tahu ya,

cupik
05-01-2009, 07:25 PM
LED harusnya jauh lebih awet dari bohlam, lebih dari 10000hrs lifetime kalau berada di arus kerjanya. LED luxeon ini dayanya 1 watt, voltage kerja normal 3V, arus kerjanya (P=V * I) -> 333 mA. Kenyataannya, bila dipasang di motor, resistor internalnya secara watt dan arus tidak cukup kuat untuk menahan tegangannya. Punya saya (LED luxeon Nine) putus dalam 1 bulan, cek dan ricek pakai avometer, arus kerjanya 500mA (!!). Pantas cepat mati! Luxeonnya juga dipegang pakai tangan waktu dilepas dari socket panasnya bukan main.

Kemudian saya coba pakai power supply 12V DC, disambung LED, diseri dengan resistor 5 watt 82 ohm. Arus operasional terbaca 150mA, Luxeon nya dipegang tangan juga hanya hangat, memang terangnya sedikit berkurang. Saya nyalakan di rumah terus 24 hr sehari, 2 bulan pun nyala terus dengan santainya. Kesimpulan: hubungkan seri dengan resistor 5 watt, 82 ohm akan membuat LED luxeon jauh lebih awet. Ingat selalu pakai 12V DC, kabel hitam dari kontak. Jangan pakai kabel kuning, itu 12V AC, hanya cocok buat bohlam pijar.

Saklar kanan, yang menghubungkan dengan resistor di body, gunanya sangat penting. resistor itu membuang kelebihan daya yang dihasilkan oleh generator ketika lampu utama tidak dinyalakan. Jika dilepas, maka semua kelebihan daya itu ditanggung sendirian oleh kiprok. Kiprok akan lebih cepat rusak dan panas karena berjuang sendirian membuang kelebihan daya untuk mempertahankan tegangan normal 12V. Jika umurnya 5 tahun, maka umurnya bisa berkurang setengahnya.

Normalnya, jika saklar lampu off, daya lebih akan dibuang bersama baik oleh resistor besar di body maupun oleh kiprok. jika saklar lampu on, daya lebih akan dibuang bersama baik oleh lampu maupun oleh kiprok juga.

yanuarputra
05-01-2009, 08:10 PM
LED harusnya jauh lebih awet dari bohlam, lebih dari 10000hrs lifetime kalau berada di arus kerjanya. LED luxeon ini dayanya 1 watt, voltage kerja normal 3V, arus kerjanya (P=V * I) -> 333 mA. Kenyataannya, bila dipasang di motor, resistor internalnya secara watt dan arus tidak cukup kuat untuk menahan tegangannya. Punya saya (LED luxeon Nine) putus dalam 1 bulan, cek dan ricek pakai avometer, arus kerjanya 500mA (!!). Pantas cepat mati! Luxeonnya juga dipegang pakai tangan waktu dilepas dari socket panasnya bukan main.

Kemudian saya coba pakai power supply 12V DC, disambung LED, diseri dengan resistor 5 watt 82 ohm. Arus operasional terbaca 150mA, Luxeon nya dipegang tangan juga hanya hangat, memang terangnya sedikit berkurang. Saya nyalakan di rumah terus 24 hr sehari, 2 bulan pun nyala terus dengan santainya. Kesimpulan: hubungkan seri dengan resistor 5 watt, 82 ohm akan membuat LED luxeon jauh lebih awet. Ingat selalu pakai 12V DC, kabel hitam dari kontak. Jangan pakai kabel kuning, itu 12V AC, hanya cocok buat bohlam pijar.

Saklar kanan, yang menghubungkan dengan resistor di body, gunanya sangat penting. resistor itu membuang kelebihan daya yang dihasilkan oleh generator ketika lampu utama tidak dinyalakan. Jika dilepas, maka semua kelebihan daya itu ditanggung sendirian oleh kiprok. Kiprok akan lebih cepat rusak dan panas karena berjuang sendirian membuang kelebihan daya untuk mempertahankan tegangan normal 12V. Jika umurnya 5 tahun, maka umurnya bisa berkurang setengahnya.

Normalnya, jika saklar lampu off, daya lebih akan dibuang bersama baik oleh resistor besar di body maupun oleh kiprok. jika saklar lampu on, daya lebih akan dibuang bersama baik oleh lampu maupun oleh kiprok juga.

Mantap!

Thanks atas infonya Bro.

kymcokulari
05-01-2009, 09:58 PM
LED harusnya jauh lebih awet dari bohlam, lebih dari 10000hrs lifetime kalau berada di arus kerjanya. LED luxeon ini dayanya 1 watt, voltage kerja normal 3V, arus kerjanya (P=V * I) -> 333 mA. Kenyataannya, bila dipasang di motor, resistor internalnya secara watt dan arus tidak cukup kuat untuk menahan tegangannya. Punya saya (LED luxeon Nine) putus dalam 1 bulan, cek dan ricek pakai avometer, arus kerjanya 500mA (!!). Pantas cepat mati! Luxeonnya juga dipegang pakai tangan waktu dilepas dari socket panasnya bukan main.

Kemudian saya coba pakai power supply 12V DC, disambung LED, diseri dengan resistor 5 watt 82 ohm. Arus operasional terbaca 150mA, Luxeon nya dipegang tangan juga hanya hangat, memang terangnya sedikit berkurang. Saya nyalakan di rumah terus 24 hr sehari, 2 bulan pun nyala terus dengan santainya. Kesimpulan: hubungkan seri dengan resistor 5 watt, 82 ohm akan membuat LED luxeon jauh lebih awet. Ingat selalu pakai 12V DC, kabel hitam dari kontak. Jangan pakai kabel kuning, itu 12V AC, hanya cocok buat bohlam pijar.

Saklar kanan, yang menghubungkan dengan resistor di body, gunanya sangat penting. resistor itu membuang kelebihan daya yang dihasilkan oleh generator ketika lampu utama tidak dinyalakan. Jika dilepas, maka semua kelebihan daya itu ditanggung sendirian oleh kiprok. Kiprok akan lebih cepat rusak dan panas karena berjuang sendirian membuang kelebihan daya untuk mempertahankan tegangan normal 12V. Jika umurnya 5 tahun, maka umurnya bisa berkurang setengahnya.

Normalnya, jika saklar lampu off, daya lebih akan dibuang bersama baik oleh resistor besar di body maupun oleh kiprok. jika saklar lampu on, daya lebih akan dibuang bersama baik oleh lampu maupun oleh kiprok juga.

Ulasan yang detail :D
Singkatnya memang keluaran listrik dari kiprok (supaya aki terisi) bisa mencapai 13,8 volt (bahkan di mobil ber AC bisa 20an volt) nah ini yg membuat perangkat sensitif macam LED cepat putus.
Solusi penggunaan regulator (pakai IC 78xx) membuat keluaran listrik ke LED stabil. Kalau voltase kerjanya 12v (utk Luxeon+resistornya) bisa pakai IC 7812 (atau LM 7812), kalau disambung sepasang2 LED nya, maka bisa pakai IC 7806 atau 7805 utk 6 dan 5v.

Kalau mau iseng bikin pakai pcb bolong2 bisa diintip ke
http://www.elecfree.com/circuit/power-supply/regulator-ic-7805-7806-7809-7812/
rangkaian yg universal :D
Supaya lebih awet pakaikan heatsink di IC nya...yg alumunium sudah cukup gak perlu yg hitam seperti di gambar...
http://i457.photobucket.com/albums/qq296/ahilmansz/heatsink_cr.jpg

wiwik tjahjono
05-02-2009, 12:41 AM
Saya pernah ngukur tegangan accu LX ketika mesin hidup dan lampu besar dan kecil nyala ternyata voltage mencapai 14.65 v.
Klo tegangan itu dikenakan led 3V ya jelas ga lama umur nya. Solusinya , gunakan led dengan tegangan 12 v dan gunakan resistor bila voltage lebih dari 12 V seperti kasus lx saya.

kymcokulari
05-02-2009, 02:07 AM
Kondisi itu saat di gas / rpm tinggi pak Wiwik?
Wah saat lampu hidup saja segitu apalagi lampu mati...

Ini ada website menarik tentang cara sederhana menghitung nilai resistor utk jenis2 LED
http://www.kpsec.freeuk.com/components/led.htm
Jangan lupa untuk tetap mengasumsikan listrik di motor kita itu >12v :D

kymcokulari
05-02-2009, 02:17 AM
Saya pernah ngukur tegangan accu LX ketika mesin hidup dan lampu besar dan kecil nyala ternyata voltage mencapai 14.65 v.
Klo tegangan itu dikenakan led 3V ya jelas ga lama umur nya. Solusinya , gunakan led dengan tegangan 12 v dan gunakan resistor bila voltage lebih dari 12 V seperti kasus lx saya.

Nah setahu saya, lupa lihat di bohlam motor apa, tertulis 15v yg artinya toleransi bohlam motor saja sampai 15volt karena memang listrik yg dihasilkan kiprok (atau pada kasus lain karena 'bocor' akibat aki atau kiprok rusak) lebih dari resminya 12 volt.

Untuk kendaraan canggih perangkat kelistrikannya sudah dipilah pilah dan menggunakan super regulator yg presisi, sehingga baik voltase maupun besar arus (ampere) nya tepat. bayangkan kalau rusak sistem sensor komputerisasi karena voltase berlebih misalnya. Oleh karena itu penggunaan regulator buatan sendiri (utk aplikasi LED) sudah menjurus ke canggih :D

Arlan_lanny98
05-02-2009, 04:16 PM
LED harusnya jauh lebih awet dari bohlam, lebih dari 10000hrs lifetime kalau berada di arus kerjanya. LED luxeon ini dayanya 1 watt, voltage kerja normal 3V, arus kerjanya (P=V * I) -> 333 mA. Kenyataannya, bila dipasang di motor, resistor internalnya secara watt dan arus tidak cukup kuat untuk menahan tegangannya. Punya saya (LED luxeon Nine) putus dalam 1 bulan, cek dan ricek pakai avometer, arus kerjanya 500mA (!!). Pantas cepat mati! Luxeonnya juga dipegang pakai tangan waktu dilepas dari socket panasnya bukan main.

Kemudian saya coba pakai power supply 12V DC, disambung LED, diseri dengan resistor 5 watt 82 ohm. Arus operasional terbaca 150mA, Luxeon nya dipegang tangan juga hanya hangat, memang terangnya sedikit berkurang. Saya nyalakan di rumah terus 24 hr sehari, 2 bulan pun nyala terus dengan santainya. Kesimpulan: hubungkan seri dengan resistor 5 watt, 82 ohm akan membuat LED luxeon jauh lebih awet. Ingat selalu pakai 12V DC, kabel hitam dari kontak. Jangan pakai kabel kuning, itu 12V AC, hanya cocok buat bohlam pijar.

Saklar kanan, yang menghubungkan dengan resistor di body, gunanya sangat penting. resistor itu membuang kelebihan daya yang dihasilkan oleh generator ketika lampu utama tidak dinyalakan. Jika dilepas, maka semua kelebihan daya itu ditanggung sendirian oleh kiprok. Kiprok akan lebih cepat rusak dan panas karena berjuang sendirian membuang kelebihan daya untuk mempertahankan tegangan normal 12V. Jika umurnya 5 tahun, maka umurnya bisa berkurang setengahnya.

Normalnya, jika saklar lampu off, daya lebih akan dibuang bersama baik oleh resistor besar di body maupun oleh kiprok. jika saklar lampu on, daya lebih akan dibuang bersama baik oleh lampu maupun oleh kiprok juga.



Nah...ini dia penjelasannya.
Gini nih Mas..
Pas lampu senja, lampu belakang dan lampu speedo itu saya langsungkan ke kontak (kabel hitam)..nah..kabel yang menghubungkan resistor tsb. jadi panas, sekitar 2 menit jadi tambah panas. Hal tsb. terjadi pada saat saklar lampu di geser ke tengah (posisi lampu senja dan lampu belakang nyala), tapi bila saklar lampu di geser ke saklar head lamp on, atau posisi off semua, maka kabel dan resistor tsb. tidak panas, makanya...akhirnya saya copot saja kabel yang menghubungkan ke resistor tsb. soalnya, saya liat di bagan kelistrikan LX (kalo ngga salah ya)..resistor tsb. berfungsi atau connect pada saat saklar digeser ke posisi tengah.
Gimana Mas?
Kenapa bisa panas ya?

kymcokulari
05-02-2009, 11:05 PM
Nah...ini dia penjelasannya.
Gini nih Mas..
Pas lampu senja, lampu belakang dan lampu speedo itu saya langsungkan ke kontak (kabel hitam)..nah..kabel yang menghubungkan resistor tsb. jadi panas, sekitar 2 menit jadi tambah panas. Hal tsb. terjadi pada saat saklar lampu di geser ke tengah (posisi lampu senja dan lampu belakang nyala), tapi bila saklar lampu di geser ke saklar head lamp on, atau posisi off semua, maka kabel dan resistor tsb. tidak panas, makanya...akhirnya saya copot saja kabel yang menghubungkan ke resistor tsb. soalnya, saya liat di bagan kelistrikan LX (kalo ngga salah ya)..resistor tsb. berfungsi atau connect pada saat saklar digeser ke posisi tengah.
Gimana Mas?
Kenapa bisa panas ya?
Resistor panas karena arus yg kelewat besar karena penggunaan 2 lampu yg dilangsungkan ke kabel hitam tsb. Memang normalnya disambungkan ke mana ya?
Solusinya ganti resistor dengan yg ampere lebih besar atau...menstandarkan lagi koneksi nya karena resistor ampere besar tuh mahal loh....sekarang bisa jadi 50 ribuan...

nu6i3s
05-04-2009, 11:04 AM
Ingat selalu pakai 12V DC, kabel hitam dari kontak
Ngambil arus dari kabel hitam tsb berarti kabelnya harus dikupas ya?
Gimana cara nyopot lampu senja (yg tengah) di SR? Dah tak puntir2 kok nggak bisa, malah takut kalo putus:confused:

Arlan_lanny98
05-04-2009, 12:10 PM
Resistor panas karena arus yg kelewat besar karena penggunaan 2 lampu yg dilangsungkan ke kabel hitam tsb. Memang normalnya disambungkan ke mana ya?
Solusinya ganti resistor dengan yg ampere lebih besar atau...menstandarkan lagi koneksi nya karena resistor ampere besar tuh mahal loh....sekarang bisa jadi 50 ribuan...

Kog aneh ya Mas?
Bukannya LED Luxeon dayanya cuman 1,5 Watt.
Dah gitu, pada saat saklar digeser ke tengah, kan yang mengalir ke resistor tsb. tegangan dari spool, bukan dari aki.
Apa mungkin harus tetep di kasih lampu aja kali ya Mas,jadi supaya Resistor tsb, ngga usah di lepas.
Jadinya, nanti ada2 lampu senja, satu yang dari aki, dan yang kedua dari saklar lampu tsb.
Nah,,yang dari saklar lampu tsb.di umpetin aja, sekedar buang panas atau daya supaya Resistornya kagak kepanasan.

kymcokulari
05-04-2009, 11:45 PM
Kog aneh ya Mas?
Bukannya LED Luxeon dayanya cuman 1,5 Watt.
Dah gitu, pada saat saklar digeser ke tengah, kan yang mengalir ke resistor tsb. tegangan dari spool, bukan dari aki.
Apa mungkin harus tetep di kasih lampu aja kali ya Mas,jadi supaya Resistor tsb, ngga usah di lepas.
Jadinya, nanti ada2 lampu senja, satu yang dari aki, dan yang kedua dari saklar lampu tsb.
Nah,,yang dari saklar lampu tsb.di umpetin aja, sekedar buang panas atau daya supaya Resistornya kagak kepanasan.
Setelah saya baca2 lagi ternyata saya yg gak teliti...:D
Jadi fungsi resistornya membuang voltase berlebih utk penggunaan lampu senja (posisi tengah) dengan hitungan xx watt besar lampu. Nah kalau dikecilkan watt lampunya otomatis beban resistor utk membuang kelebihan voltase bertambah maka jadi panas + kabelnya ikutan panas...

wiwik tjahjono
05-05-2009, 09:53 AM
Salam..
Saya sebelumnya sudah aplikasi..
Lampu senja pakai LED Luxeon w5w ( beli di modifikasi.com-delapan satu).Yang ini type nya LED 12Volt.
Dulu beli 2 buah 110rb, terus lampu speedometer pakai LED juga( kecuali indikator sein).
Kalau itu saya beli LED yang dijual di toko variasi ( sepasang 25rb).
LED yang ini biasanya terdiri dari 4 LED yang dirangkai dalam 1 soket seperti lampu cabe dan didalamnya sudah ada resistor.

Semua LED tsb.tinggal plug n play, ngga usah modifikasi apaun.

Nah..kalau saya, LED2 tsb. saya sambung langsung ke AKI, tegangannya ngambil dari kabel hitam(kalau ngga salah) yang dari kontak.
Jadi pas kontak ON, semua lampu LED di speedometer, lampu senja dan lampu rem langsung nyala.

Tp ada 1 hal yang perlu diingat.
Apabila semua tegangan di ambil dari aki(kontak on langsung nyala), maka ada kabel yang menghubungkan 1 resistor sebesar kelingking, yang terhubung ke saklar lampu (setang sebelah kanan) yang bila saklar di switch ke tengah( bila kondisi standar, maka akan nyala lampu senja dan lampu belakang) itu harus dilepas, kalau kabel tsb. tidak dilepas,maka kabel positif akan panas ,ngga tau kenapa bisa begini, mungkin ada yang bisa njelasin.
Nah...saya sudah bikin seperti jalan 1 tahun ngga ada masalah.
Nah itu aja sih, (liat avatar saya, itu saya foto di parkir basement), barangkali temen yang lain bs nambahin.

Memang agak aneh nih , saya mau ikutan jadi trouble shooter aja.
Kelihatannya system lampu kecilnya yang dirubah jadi DC yah ( sebelumnya kan AC ).
Saya ingin tau mas Arlan , kabel mana yang panas , yang hitam , kuning atau yang pink.

b070nk
05-05-2009, 10:50 AM
Bro2 sekalian,

JR saya udah 2 thn pake led buat lampu senjanya. Tapi bukan luxeon. cuma pake dioda rectifier 2A, resistor 180 dan lampu led superbright biru 4 buah, yang 2 mengarah ke atas. jadi ada efek angel eyes. disusun serial. Kecepatan penuh juga gak putus2 sampe sekarang. JR kelistrikan untuk lampunya AC.

Kalo JR mau ambil listrik dari stop kontak (arus dc dari aki) kabel warna apa yang + dan - ?
MOhon sarannya

salam
Johan
JR item

wiwik tjahjono
05-05-2009, 12:07 PM
Klo tidak salah kabel hitam + dan biru -

Arlan_lanny98
05-05-2009, 01:20 PM
Memang agak aneh nih , saya mau ikutan jadi trouble shooter aja.
Kelihatannya system lampu kecilnya yang dirubah jadi DC yah ( sebelumnya kan AC ).
Saya ingin tau mas Arlan , kabel mana yang panas , yang hitam , kuning atau yang pink.

Wah..
aku lupa je...
Ntar saya liatin dulu ya..
maksudnya..kabel yang di copot itu ya?

wiwik tjahjono
05-05-2009, 02:10 PM
Saklar kanan, yang menghubungkan dengan resistor di body, gunanya sangat penting. resistor itu membuang kelebihan daya yang dihasilkan oleh generator ketika lampu utama tidak dinyalakan. Jika dilepas, maka semua kelebihan daya itu ditanggung sendirian oleh kiprok. Kiprok akan lebih cepat rusak dan panas karena berjuang sendirian membuang kelebihan daya untuk mempertahankan tegangan normal 12V. Jika umurnya 5 tahun, maka umurnya bisa berkurang setengahnya.Normalnya, jika saklar lampu off, daya lebih akan dibuang bersama baik oleh resistor besar di body maupun oleh kiprok. jika saklar lampu on, daya lebih akan dibuang bersama baik oleh lampu maupun oleh kiprok juga.
Saya setuju dengan mas Cupic , mungkin istilah " membuang " lebih tepat dengan istilah dummy load. Bersama dengan kiprox ketika lampu belum dinyalakan keduanya diperhitungkan mampu memberi beban pada AC gen. ( spul ) sehingga perubahan RPM tidak membuat voltage menjadi liar ( untune ).
Oleh karenanya saya setuju klo beban ( resistor ) tersebut jangan dicopot , yang bisa menjadi tidak awet terutama justru spul nya .

Saya khawatirnya klo kawat itu menjadi panas karena ada kesalahan pasang sehingga arus DC yang baru masuk ke jalur dummy load tadi sehingga panas. Barangkali baik klo di cermati lagi koneksi kabel hitam ( DC ) tadi apa sudah benar.

nu6i3s
05-05-2009, 03:48 PM
Bro2 sekalian,

JR saya udah 2 thn pake led buat lampu senjanya. Tapi bukan luxeon. cuma pake dioda rectifier 2A, resistor 180 dan lampu led superbright biru 4 buah, yang 2 mengarah ke atas. jadi ada efek angel eyes. disusun serial. Kecepatan penuh juga gak putus2 sampe sekarang. JR kelistrikan untuk lampunya AC.

Kalo JR mau ambil listrik dari stop kontak (arus dc dari aki) kabel warna apa yang + dan - ?
MOhon sarannya

salam
Johan
JR item
Merangkai diodanya dimana bro, disisipin di kabel? Trus lampunya itu apa langsung plug & play?
Gimana kalo pake model ky gini http://motomatic.bravehost.com/tips.html
kira2 bisa awet nggak ya?

Arlan_lanny98
05-05-2009, 04:05 PM
Saya setuju dengan mas Cupic , mungkin istilah " membuang " lebih tepat dengan istilah dummy load. Bersama dengan kiprox ketika lampu belum dinyalakan keduanya diperhitungkan mampu memberi beban pada AC gen. ( spul ) sehingga perubahan RPM tidak membuat voltage menjadi liar ( untune ).
Oleh karenanya saya setuju klo beban ( resistor ) tersebut jangan dicopot , yang bisa menjadi tidak awet terutama justru spul nya .

Saya khawatirnya klo kawat itu menjadi panas karena ada kesalahan pasang sehingga arus DC yang baru masuk ke jalur dummy load tadi sehingga panas. Barangkali baik klo di cermati lagi koneksi kabel hitam ( DC ) tadi apa sudah benar.

Salam
Saya sudah coba..langsung dari aki, jadi ngga ngambil dari kontak..tp tetep,kl saklar di geser ke tengah, pasti kabel yang ke resistor tsb. langsung panas.
Emang,.,..perkiraan saya, mungkin memang buat membuang kelebihan tegangan yang barangkali berasal dari kiprok,sehingga lampu senja ataupun lampu utama tidak kelebihan tegangan.
Soale, saya pernah coba lampu senja saya ganti dengan lampu cabe 10W, dan lampu tsb. cepet sekali gosongnya, akhirnya saya ganti 5 atau 3W,dan lampu tsb. lebih awet(tidak cepat gosong).

Dan skr saya kasih lampu cabe 3 W yang diambil dari kabel hitam yang dari kontak(DC) karena LED Luxeon yang satunya putus ( mau beli masih belum ada budged), cuman ya itu tadi, kabel yang nyambung ke resistor tsb. saya cabut, dan ini sudah berjalan kurang lebih 1 tahun.
Mudah2an tidak terjadi apa2 dengan kiprok atau yang lainnya.
Barangkali ada yang punya pengalaman lain..
Monggo di share..

Matur Suwun

b070nk
05-06-2009, 09:27 AM
Merangkai diodanya dimana bro, disisipin di kabel? Trus lampunya itu apa langsung plug & play?
Gimana kalo pake model ky gini http://motomatic.bravehost.com/tips.html
kira2 bisa awet nggak ya?

Dibikin pake pcb bro, jadi gak ada kabel yang diacak2. Btw motornya apa bro?
kalo saya JR lampu senjanya AC. nanti saya upload gbrnya

b070nk
05-06-2009, 09:28 AM
kalo bikin spt yang ada di http://motomatic.bravehost.com/tips.html jebol bro. bentaran juga mati. apalagi kalo motor dlm kecepatan penuh. pasti pada putus.

nu6i3s
05-06-2009, 02:30 PM
Dibikin pake pcb bro, jadi gak ada kabel yang diacak2. Btw motornya apa bro?
kalo saya JR lampu senjanya AC. nanti saya upload gbrnya
Trend SR sm Libero. Ok ditunggu uploadan-nya

cupik
05-06-2009, 08:00 PM
Kog aneh ya Mas?
Bukannya LED Luxeon dayanya cuman 1,5 Watt.
Dah gitu, pada saat saklar digeser ke tengah, kan yang mengalir ke resistor tsb. tegangan dari spool, bukan dari aki.
Apa mungkin harus tetep di kasih lampu aja kali ya Mas,jadi supaya Resistor tsb, ngga usah di lepas.
Jadinya, nanti ada2 lampu senja, satu yang dari aki, dan yang kedua dari saklar lampu tsb.
Nah,,yang dari saklar lampu tsb.di umpetin aja, sekedar buang panas atau daya supaya Resistornya kagak kepanasan.

http://img46.imagevenue.com/loc163/th_12694_HLcoil2_122_163lo.JPG

Semoga informasi ini bisa membantu kawan2: :)

Y = Yellow -> 12Vac dari generator
G = Ground
B = Black -> 12Vdc dari accu via kontak
P = Pink -> kabel ke resistor pembuangan daya, di Metica 7 ohm, 20watt
Br = Brown -> kabel menuju panel spido, lampu2 senja.

Switch kymco, kerjanya jika di posisi off, original Y dan P akan nyambung (buang daya dari generator). kalau posisi tengah dan kiri, original Y akan nyambung ke Br.
Kalau ingin kelistrikan sempurna, tambahkan relay 12Vdc, sambung seperti di atas (Y dan P yang di sambungan originalnya di lepas ya, pindah ke dry kontak relay)

Dengan langsung mengganti Y dengan Black, aki anda akan terkuras cepat pada saat kontak off, karena anda langsung short circuit 12Vdc dengan resistor 7ohm 20W ke ground, sama seperti + aki disambung - aki dengan resistor 7ohm secara langsung.

Tapi perhatikan pula pemakaian dayanya loh, 2 lampu senja = 7W, lampu senja belakang = 5W. lampu senja depan = 3.5W -> total 15.5W. Termasuk pemakaian taraf menengah untuk di pindah ke DC accu.

Saran saya pakai relay, supaya komponen kiprok/regulator juga generator anda tetap awet, usia pakai panjang sesuai standar pabrikan.

cupik
05-06-2009, 08:14 PM
kalo bikin spt yang ada di http://motomatic.bravehost.com/tips.html jebol bro. bentaran juga mati. apalagi kalo motor dlm kecepatan penuh. pasti pada putus.

Tipsnya tidak sempurna, sebelum ke LED, tambahkan bridge (penyearah) dan resistor yang cukup. Tegangan dari generator 12Vac standar pabrikan bekerja antara 0 - 15VAC. Dengan ukuran resistor dan diode yang tepat, LED awet. LED yang saya buat sudah 2 th masih nyala normal.
Regulator mungkin diperlukan, kalau tengangan melonjak sampai di atas 25Vac. Selama Kiprok/ regulator pabrikan tetap menjaga tegangan < 15 Vac, aman2 saja hanya pakai bridge + resistor.

cupik
05-06-2009, 08:19 PM
Saya setuju dengan mas Cupic , mungkin istilah " membuang " lebih tepat dengan istilah dummy load. Bersama dengan kiprox ketika lampu belum dinyalakan keduanya diperhitungkan mampu memberi beban pada AC gen. ( spul ) sehingga perubahan RPM tidak membuat voltage menjadi liar ( untune ).
Oleh karenanya saya setuju klo beban ( resistor ) tersebut jangan dicopot , yang bisa menjadi tidak awet terutama justru spul nya .

Saya khawatirnya klo kawat itu menjadi panas karena ada kesalahan pasang sehingga arus DC yang baru masuk ke jalur dummy load tadi sehingga panas. Barangkali baik klo di cermati lagi koneksi kabel hitam ( DC ) tadi apa sudah benar.

Resistor itu sendiri menggantikan beban lampu utama dan lampu senja, ketika lampu utama dan lampu senja tidak dipakai.

wiwik tjahjono
05-07-2009, 08:25 AM
Resistor itu sendiri menggantikan beban lampu utama dan lampu senja, ketika lampu utama dan lampu senja tidak dipakai.

Iya benar , padahal beban terberat resistor seharusnya kan ketika switch off dan menurut mas Arlan pada posisi ini panas normal. Panas menjadi tidak normal ketika sakelar keposisi tengah , padahal dalam keadaan kabel coklat dilepas ( tanpa lampu sekalipun ) semestinya resistor tidak akan panas ( terbukti seperti pada posisi off )

Oleh karenanya saya hanya khawatir ada kesalahan pasang , dalam hal ini ada arus dc masuk ke resistor . Sayang Accu nya.
Salam.

cupik
05-07-2009, 10:05 AM
Iya, benar sekali. Sebaiknya mas Arlan cek lagi, pengecekan dengan avometer sebagai pedoman.

keke
05-03-2010, 04:20 PM
wah kok pada sibuk nitung resistor sih kan udah ada led strip tinggal pasang dan di hubungkan ke accu.12 volt oke tuh selama ini saya pakai

nu6i3s
05-03-2010, 04:50 PM
wah kok pada sibuk nitung resistor sih kan udah ada led strip tinggal pasang dan di hubungkan ke accu.12 volt oke tuh selama ini saya pakai
Sudah berapa lama? Kalo nggak dipasangi resistor led ya cepet mati

Riza
05-03-2010, 05:11 PM
Pakai resistor 1 kilo Ohm aja bisa mati kok, termasuk lumayan sering, paling stabil kasih regulator pakai IC7805.
Tegangan LED antara 3 - 4,5V saja http://www.kymco.or.id/images/icons/icon4.gif
Meski demikian tergantung juga kualitas LEDnya.
LED yg sering mati itu harganya 1400/biji, ini mau coba yang 2500/biji.

singgih
05-03-2010, 05:57 PM
Kalo aku pake hologen buat etalase katanya ada yang lednya tp blm semet cari..

Riza
05-03-2010, 06:13 PM
Kalo aku pake hologen buat etalase katanya ada yang lednya tp blm semet cari..
Ini khusus membicarakan lampu yang sangat hemat, namanya LED.
1 biji LED hanya perlu 0,125 WATT, CMIIW, pokoke hemat, lampu masa depan.
Yang bisa colok langsung PLN sedang dikembangkan, skr sudah ada harga masih mahal :cool:

singgih
05-03-2010, 06:48 PM
Ini khusus membicarakan lampu yang sangat hemat, namanya LED.
1 biji LED hanya perlu 0,125 WATT, CMIIW, pokoke hemat, lampu masa depan.
Yang bisa colok langsung PLN sedang dikembangkan, skr sudah ada harga masih mahal :cool:

INI YG HOLOGEN HRG 10RB 12V
http://i44.tinypic.com/n6xnax.jpg
NAH KALO YG LED 1WATT HARGA BLM TAU DAN ADA YG 12V JUGA

Arlan_lanny98
05-04-2010, 03:56 PM
Iya, benar sekali. Sebaiknya mas Arlan cek lagi, pengecekan dengan avometer sebagai pedoman.

Wew...saya belum sempet ngecek pakai tester mas..
Tp, yang saya rasakan, sudah dari awal taon 2008 sampai skr ngga ada masalah di kelistrikan.
Awal 2008 tersebut, saya pakai aki kering mesk GS Sun seharga 135rb.
Sampai skr, aki dah agak turun voltase nya, mungkin karena sejak baru, setiap kali jalan, lampu utama tidak pernah mati.
Dan, lampu senja, speedometer, serta lampu belakang juga ambil dari aki langsung.
LX saya tsb. kelahiran 2006, baru pd taon 2009 ( sebelum lebaran) ganti kiprok.
Saat ini km baru sekitar 45rb an.

LutFi
05-06-2010, 06:56 AM
@ om Singgih,
itu lampu senja yg halogen?
merek apa? bagus ngga?

Lg mau ganti lampu senja, yg ori uda redup.
Kalo senja pake LED blom dulu karena masih terlalu gelap buat saya.